Minggu, 08 April 2012

Tips Tetap Semangat di Tempat Kerja

Sering kali kita mengawali hari kerja dengan mengeluh dan tidak semangat untuk berangkat ke kantor. Terkadang banyak faktor yang membuat kita tidak semangat untuk berangkat kerja ke kantor. Semangat bekerja erat hubungannya dengan suasana hati kita. Jika kita berangkat dari rumah dengan suasana hati yang senang dan bahagia, maka saat kerja tentu kita masih akan sumringah sampai di kantor dan juga semangat untuk memulai pekerjaan kita di kantor. Mungkin di lingkungan tempat Anda bekerja ada rekan kerja Anda yang menyebalkan dan hanya bisa membuat Anda jengkel sepanjang hari.
Jika Anda mengawali hari Anda dengan senyuman, pastinya sepanjang hari bisa dilewati dengan lebih baik tanpa harus memperdulikan hal-hal yang membuat Anda jengkel tersebut. Mungkin Anda dapat melakukakan beberapa hal ini jika ingin tetap semangat bekerja setiap hari.

1. Pastikan waktu tidur Anda cukup dan tidak kurang dari 6 jam sehingga Anda tidak mengalami kelelahan yang dapat membuat semangat kerja Anda hilang. Karena jika Anda kurang tidur pada malam hari, maka keesokan harinya Anda akan merasa lelah dan tidak bersemangat dalam melakukan hal apa pun termasuk untuk berangkat bekerja.

2. Sebelum berangkat bekerja sempatkan diri untuk sarapan. Anda akan bertenaga untuk memulai hari yang baru, otomatis semangat kerja Anda pun akan bertambah karena kondisi fisik Anda telah memiliki energi yang cukup untuk memulai kegiatan.
 
3. Dalam bekerja memang ada kaitan khusus antara semangat kerja, prestasi kerja dan lingkungan kerja yang mendukung, Oleh karena itu buat diri Anda senyaman mungkin dengan lingkungan kerja termasuk dengan teman-teman kerja. Dengan adanya keakraban tersendiri dengan teman-teman kerja maka Anda akan merasa nyaman dan ada semangat tersendiri saat berada di tengah-tengah lingkungan kerja Anda.

4. Love your job. Yang paling penting dalam membuat anda semangat bekerja setiap hari adalah dengan cara menikmati pekerjaan Anda, buatlah diri Anda selalu melakukan pekerjaan itu dengan senang hati sekalipun berat, karena dengan begitu pekerjaan yang berat sekalipun akan terasa lebih mudah dan anda tidak merasa lelah dalam melakukannya. Dengan tidak adanya rasa lelah tersebut maka otomatis semangat bekerja anda tidak akan pernah hilang.

5. Pertahankan kerja yang sehat / keseimbangan hidup. Mempertahankan kerja yang sehat / keseimbangan hidup adalah penting baik untuk tingkat motivasi umum Anda dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Luangkanlah waktu untuk mengerjakan kesukaan Anda misalnya berolahraga atau hobi Anda lainnya. Refreshing bisa membantu Anda mengembalikan semangat yang hilang karena stress pekerjaan.



sumber: LCDC

Mengenal Semangat Kerja Karyawan



Agar dapat memberikan performa yang terbaik, karyawan tentu memiliki semangat tersendiri. Semangat inilah yang kemudian menjadi motivasi bagi karyawan untuk semakin memberikan kinerja yang optimal dan memberi kontribusi bagi perusahaan.

Berkaitan dengan semangat, aspek ini rupanya dibagi menjadi dua garis besar. Yakni, motivasi intrinsik dan ekstrinsik.

Pada motivasi intrinsik atau motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang, lebih mengarah pada tingkat kepuasan atas kinerja (performance) yang ditunjukkannya. Dalam hal ini apabila karyawan diberikan feedback berkala atau evaluasi yang rutin atas kerjanya, maka karyawan akan mampu menilai seberapa besar kinerja mereka. Umpan balik yang bisa diberikan berupa pujian, laporan kedisiplinan, laporan tertulis, hingga peringatan.

Sedangkan untuk memotivasi secara ekstrinsik atau motivasi dari luar, adalah dengan memberikan karyawan kepastian akan kinerja yang dilakukan. Biasanya dilakukan dengan memberikan bonus. Untuk diketahui, ada tiga tipe bonus. Yakni small bonus di mana seseorang mampu menunjukkan performance sedikit di atas standar perusahaan.

Ada pula yang disebut medium bonus. Bonus ini ditujukan bagi seseorang yang mampu menunjukkan kinerja di atas standar dan bersifat kontinyu. Dan yang terakhir adalah special bonus,yaitu ketika seseorang karyawan berhasil menunjukkan prestasi kinerja yang melebihi dari prestasi karyawan lainnya.

Ada pula kepastian akan upah yang diberikan. Dan diberikan pula kesempatan untuk promosi ke jabatan yang lebih tinggi. Karenanya, dengan mengefektifkan kedua motivasi ini,maka seorang karyawan mampu memberikan performance yang maksimal.

Semangat bekerja karyawan rupanya juga dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan atasan. Seperti dikatakan oleh Christian Siboro yang merupakan salah seorang pendiri dan konsultan I-SYS Consulting seperti dilansir dari situs portalhr.com.

Menurutnya, kondisi iklim kerja akan memengaruhi kondisi motivasi dan semangat kerja karyawan di dalam sebuah perusahaan.
"Jika gaya kepemimpinan sesuai dengan situasi yang dihadapi dalam organisasi atau unit kerja, maka akan membuat iklim kerja menjadi kondusif," katanya.

Dan pada akhirnya, tukas Christian, akan memberi motivasi yang tinggi bagi karyawan untuk memberikan yang terbaik dalam mencapai target kerja. Bukan tidak mungkin jika karyawan pun akan memberikan extra ordinary atau discretionary efforts.

Lebih jauh Christian mengatakan, faktor yang signifikan berpengaruh terhadap tingkat keterlibatan karyawan dalam menghasilkan kinerja tinggi engaged performance di antaranya aspek kepemimpinan, yang di dalamnya juga terkait dengan aspek komunikasi dan arahan dari pimpinan ke seluruh anggota organisasi atau unit kerja.

Survei lain yang dilakukan oleh salah satu consulting firm global juga menyatakan bahwa naik turunnya iklim kerja sebesar 70 persen dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan. Sementara naik turunnya kinerja sebesar 30 persen dipengaruhi oleh iklim kerja.

Jadi, jika mau memperbaiki kinerja 30 persen lebih tinggi, cukup dengan memperbaiki iklim kerja, dan gaya kepemimpinan. Dengan catatan faktor-faktor lain dianggap tetap atau stabil. Hal tersebut, menunjukkan bagaimana kritikalnya peran pemimpin di setiap lapisan organisasi dalam menentukan motivasi karyawan, melalui iklim kerja yang diciptakannya.





sumber: okezone.com

MEMBANGKITKAN SEMANGAT KERJA DENGAN MOTIVASI

Banyak orang setuju bahwa motivasi itu bagai misteri. Kita pun sering tidak mengenal penuh motivasi dalam diri kita. Apa yang membuat saya bersemangat? Apa yang membuat saya melompat dari tidur saya di pagi hari? Apa yang membuat saya ceria mengerjakan sesuatu walaupun badan lelah?

Beberapa teori utama yang membahas kebutuhan manusia juga seringkali bisa tidak relevan dengan motivasi orang bekerja di masa sekarang. Betulkah untuk merangsang para salesman diperlukan “upah komisi” saja? Apakah seorang salesman tidak punya keinginan berprestasi sendiri, menghargai dirinya, serta mencintai pekerjaannya? Apakah tidak ada di antara kita, orang yang sangat bersemangat melakukan sesuatu atau menjual produk tanpa terlalu hitung-hitungan mengenai berapa imbalan yang ia dapat? Bukankah kita melihat bahwa banyak sekali orang, demi passion-nya juga tidak menunggu sandang-pangan-papan-nya cukup, untuk menghasilkan karya-karya yang hebat? Sebaliknya, kita juga banyak melihat gejala di mana individu yang mendapatkan gaji yang relatif cukup malah tidak tergerak mengejar target. Dengan kata lain, berhenti di kepuasan fisik dan rasa aman saja.

Memang ada orang dan tim yang tidak mementingkan untuk menghidupkan motivasinya secara optimal, bahkan mungkin tidak merasa bahwa motivasi itu penting. Namun, dalam tuntutan situasi seperti sekarang, sulit dibayangkan bila individu, tim dan perusahaan, hanya mengandalkan kekuatan pikir dan fisik saja. Kreativitas dan value adding mustahil berkembang jika tidak didukung motivasi individu dalam kelompok atau organisasi. Bahkan, nilai motivasi bisa jadi lebih besar pengaruhnya terhadap keberhasilan, daripada nilai kompetensi lainnya. Mungkin ini sebabnya instansi pemerintah pun mulai memperhitungkan motivasi pegawai negeri dalam pengembangan sumber dayanya.


1. “Sense of Progress”
Seorang ahli manajemen membuat penelitian terhadap 12.000 karyawan, yang terdiri atas pekerja kasar sampai para eksekutif. Ia menemukan sense of progress sebagai hal yang paling membuat karyawan ingin maju dan berprestasi ketimbang faktor lain, seperti support internal, teknikal, serta kolaborasi tim. Mungkin ini juga alasan bahwa perusahaan-perusahaan servis yang mengandalkan antusiasme karyawannya mengumumkan secara terbuka pencapaian penjualan hariannya, agar setiap karyawan jelas merasakan milestone perusahaan, sedang maju, jalan di tempat, atau mengalami penurunan.

Bagaimana dengan pekerjaan yang dianggap rutin dan sulit diukur kemajuannya? Seorang karyawan bisa saja mengatakan, “Dari tahun ke tahun, saya menyajikan laporan keuangan bulanan terus. Pekerjaan saya memang itu-itu saja.” Bayangkan, betapa sulitnya menjaga motivasi teman kita ini. Dan bayangkan betapa orang semacam ini cepat berkarat dan tua sebelum waktunya. Untuk pekerjaan-pekerjaan rutin, jalan terbaiknya adalah memberi perasaan pada teman-teman kita ini bahwa kesempatan belajar selalu ada. Pertanyaan atau bahkan berbagai tantangan bisa kita berikan seputar pekerjaannya, sehingga setiap individu merasakan progress belajar dalam dirinya.


2. “passion”
Tidak jarang kita temui orang yang sangat pede, tapi tidak terlihat antusias. Profesional yang berbakat dan trampil sekalipun bisa saja tidak bersemangat. Teman saya seorang pemain bola basket yang berbakat, terpaksa harus menghentikan kariernya sebagai pemain nasional, setelah menemukan bahwa kedua belah kakinya tidak sama panjang. Teman kita yang seharusnya jatuh mentalnya ini, ternyata tidak jadi kehilangan semangat, bahkan akhirnya merintis kariernya menjadi pelatih. “Saya tidak pernah lepas menggenggam basket. Mengapa harus berhenti?” kata teman kita ini.

Kita tahu bahwa hambatan pasti dihadapi setiap orang dan terkadang bisa menjatuhkan mental. Namun, sepanjang individu punya kecintaan dan minat yang kuat terhadap substansi tertentu, ia senantiasa bisa menemukan jalan untuk membakar antusiasmenya terus-menerus, dan tidak berhenti berkarya.

Teman kita ini juga menambahkan, “Fokus pada diri sendiri tidak boleh terlalu berlebihan, karena situasi seperti ini membuat kita tidak bisa memperhatikan dan bekerja untuk  orang lain di sekitar kita.“ Ya, mana mungkin kita mengeluarkan prestasi terbaik, jika tujuan kita semata untuk kepentingan pribadi? Dengan memperluas minat dan kepedulian pada keadaan di sekitar kita dan kebutuhan orang lain, sumber energi kita tentu akan terus terisi, bahkan bertambah besar.

sumber: rahmat saepullah, Motivasi, Pembakar Semangat Kerja Anda (Bag 1)

Tips Agar Anda Merasa Bahagia di Kantor

Rasa bahagia di kantor akan mengurangi beban pekerjaan.

Tempat kerja, tampaknya menyita hampir separuh waktu kita setiap harinya. Anda hanya terfokus pada karir semata dan kebagian dalam ruang kerja sulit dibayangkan bentuknya.

Tempat kerja yang tidak terasa happy, tentu akan membuat hidup terasa tidak nyaman. Merasa bahagia tidak datang dengan sendirinya, tapi diciptakan. Seperti di bawah ini:

1. Merasa di rumah

Tak ada salahnya menjadi kantor sebagai rumah kedua. Ciptakan suasana rumah dengan membawa barang-barang yang membuat Anda tersenyum dan menjadi mood kembali setelah menatapnya.

2. Punya rasa humor

Serius dalam bekerja itu perlu, tetapi saat Anda berada di antara teman kantor, rasa humor sangat dibutuhkan. Gampang diajak bercanda atau melucu tanpa menyinggung perasaan orang, akan menciptakan keakraban satu sama lain.

3. Jadikan tugas sebagai hobi

Pekerjaan sehari-hari mungkin cukup berat. Namun jika dianggap sebagai hobi, beban pekerjaan tidak akan terasa.

4. Putar musik
Saat bekerja tentu akan menyenangkan kalau bisa memutar musik. Musik akan membuat kita merasa nyaman saat bekerja. Tapi perhatikan volumenya, volume yang keras akan memnggangu suasana kerja di kantor.

5. Membawa camilan
Anda bisa membawa bekal makan siang untuk menghemat uang dan merasa lebih baik sepanjang hari dengan camilan sehat untuk yang tetap ada di meja Anda. Lapar itu sangat mengganggu kualitas kerja Anda. Bagi kebanyakan orang, lapar itu berarti rewel.




sumber: vivanews

Tips Membangkitkan Semangat Kerja di Hari Senin

Hari Minggu yang menyenangkan sudah berakhir, kini saatnya bekerja kembali di hari Senin. Tetapi bagaimana jika rasa malas tak bisa dihindari? Tenang saja, tidak ada rasa malas yang tidak bisa diatasi!




Persiapan
Hindari terburu-buru dan kurang persiapan pada hari Senin. Tergesa-gesa dan khawatir terlambat bisa membuat mood hari Senin Anda semakin kelabu. Siapkan pakaian yang akan Anda kenakan pada hari Senin. Siapkan sebelum tidur untuk menghindari terburu-buru memilih pakaian di hari Senin. Tak sedikit wanita yang berganti baju lebih dari satu kali sebelum akhirnya memutuskan mana yang akan dipakai. Nah, hal itu tentunya memakan waktu.

Bereskan pekerjaan untuk mengurangi beban di hari Senin. Usahakan selesaikan sebanyak mungkin pekerjaan di hari Jumat. Jangan menyisakan pekerjaan berat untuk hari Senin yang membuat Anda malas untuk bergerak ke kantor. Rapikan meja Anda sebelum pulang di hari Jumat untuk memberi suasana yang menyenangkan. Barang bawaan seperti berkas, presentasi, atau apa pun yang harus dibawa pada hari Senin jangan lupa dipersiapkan sebelumnya. Usahakan semuanya sudah tertata rapi dan siap dibawa. Jika hampir semua persiapan sudah beres sebelum tidur, Anda tentunya bisa memiliki ekstra beberapa menit untuk bangun lebih siang di hari Senin.


Hari-H
Menambah beberapa menit ekstra untuk tidur memang sangat menyenangkan, tetapi bangun lebih pagi ternyata juga memberi manfaat tersendiri. Dengan bangun lebih pagi, Anda menjadi tidak tergesa-gesa dan tertekan pada Senin pagi. Belum lagi perjalanan ke kantor tentu penuh kemacetan dan berpotensi bikin terlambat.

Tampil dengan busana terbaik di hari Senin bisa membantu menambah semangat. Kenakan pakaian favorit atau tas andalan yang bisa menambah rasa percaya diri. Ketika Anda merasa senang, percaya diri, dan nyaman dengan penampilan, otomatis mood Anda akan semakin baik.

Mandi dengan sabun aromaterapi atau memanjakan diri dengan perawatan tubuh di Senin pagi juga bisa menjadi pendorong mood yang baik. Jangan lupakan sarapan untuk menambah semangat. Makan enak akan membuat hati semakin senang. Sesekali boleh juga pergi resto yang menyajikan menu sarapan. Ajak teman untuk sarapan pembangkit semangat sebelum berangkat ke kantor. Buat diri Anda ceria sebelum berangkat menuju sekolah atau tempat kerja. Usahakan untuk tidak meninggalkan rumah dengan muka tertekuk. 

Tak perlu banyak mengeluh sehingga membuat mood semakin keruh. Tak ada yang senang mendengar orang mengeluh. Hindari memasang status atau meng-update Twitter dengan kalimat yang suram. Sebaliknya, semangati diri Anda atau teman-teman lain dengan kalimat-kalimat yang membangkitkan semangat. Mengeluh hanya akan membuat Anda merasa hidup Anda susah dan menjadi sulit untuk menghargai hal baik yang sudah terjadi dalam hidup selama ini.


Pembangkit semangat
Salah satu hal yang dapat membangkitkan mood secara efektif adalah musik. Putarlah lagu-lagu yang bisa membangkitkan semangat. Lagu yang tepat bisa membangkitkan semangat Anda sampai seharian. Jika perlu, sesekali traktir diri Anda sendiri untuk hari Senin yang lebih semangat. Beli barang baru yang tidak terlalu menguras anggaran. Misalnya pulpen lucu yang baru, stoking baru, atau gelas baru untuk meja kerja.

Memilih melakukan suatu hal baru pada hari Senin juga bisa menambah semangat. Antara lain, mencoba rute baru ke kantor, gaya rambut baru, atau mencoba olahraga pagi yang berbeda di hari Senin. Menambah variasi baru untuk keluar dari rutinitas bisa membuat seseorang lebih bersemangat.

Jika memungkinkan, coba ajak kekasih atau teman dekat untuk berangkat bersama. Keberadaan orang terdekat bisa membuat hari lebih semangat dan menyenangkan. Jika hal tersebut tidak memungkinkan, isi perjalanan Anda untuk berbincang dengan sahabat atau kekasih lewat pesan singkat atau telepon. Perbincangan ringan yang menyenangkan seputar kabar orang terdekat Anda juga bisa meningkatkan mood yang baik. 


sumber: yahoo.news

KARAKTER SEORANG PEMIMPIN



Percaya Diri namun tidak mengandalkan diri sendiri

Energik namun tidak memikirkan diri sendiri

Teguh namun tidak keras kepala

Bijaksana namun tidak pemalu

Serius namun tidak kecut hati

Setia namun tidak picik

Tak tergoyahkan namun tidak kaku

Lembut namun tidak hipersensitif

Berhati Lembut namun tidak mudah sedih

Berhati Nurani namun tidak perfeksionis

Disiplin namun tidak menuntut

Murah Hati namun tidak mudah ditipu

Baik namun tidak lemah

Humoris namun tidak menggelikan

Ramah namun tidak sok kenal

Kudus namun tidak sok suci

Pemikir namun tidak mudah mengkritik

Progesif namun tidak berpura-pura

Berotoritas namun kekuasaannya terbatas.




(mengutip)

Sabtu, 07 April 2012

GALAU.....GALAU....GALAU...



Galau....hm, kata-kata ini makin marak belakangan ini. apalagi santer sekali di kalangan kawula muda....dikit-dikit bawaannya galau....hehehe, tapi kali ini qta tidak membahas galau soal pacaran, tapi galau dalam pekerjaan. Nah buat loe-loe padhe yang lagi sumpek alias stress pas lagi di kantor, nih ada kiat-kiatnya. check it out ya :)

1. Pejamkan mata sejenak
(ingat jangan kelamaan ya, ntar malah ketiduran hehehe...Zzzzzz) trus abis itu tarik nafas dalam-dalam, bayangin diri loe ada di sebuah tempat yang loe suka....misalnya loe ngebayangin lagi jalan-jalan di pantai kek...atau di bawah pohon yang rindang...atau bayangin loe lagi bersama orang yang loe sayang...atau lagi dikelilingi orang-orang yang sayang ama loe.

2. Hm, Denger musik....
pilih musik yang lembut, yang bisa buat loe ngerasa adem. hehehe, loe bisa dengerin jenis musik instrument, atau...lagu2 pujian ( yg ini point plusnya adalah loe akan ngerasa dikuatkan ). ya intinya denger musik yang loe suka (sementara sie, dalam kasus ini, mohon jauhkan dulu aliran musik metal)

3. Nyanyi.
meski loe bukan indonesian idol, pede aja buat nyanyi. loe bisa nyanyi-nyanyi kecil di meja loe atau kalau loe bener-bener ga pede buat nyanyi, ya...loe bisa bersiul-siul kecil. Oya, loe bisa nyanyi lagu-lagu pujian juga (sekali lagi, selain loe ngerasa dikuatkan, itu bisa berarti juga loe mengucap syukur ama Tuhan). trust me, its work!

4. Nulis-Nulis...
tuangkan apa yang ada dalam pikiran loe....apa aja boleh dah. Mau coret-coret kek...mau bikin puisi kek...mau bikin surat cinta kek....mau cuma gambar-gambar doank kek....semua sah! jangan ragu-ragu mengeluarkan kegalauan loe dalam sebuah kertas...mau di laptop juga gpp.

5. Tinggalkan kursi anda untuk jalan sejenak.
yang perlu loe lakuin adalah keluar dari balik meja, dari segala kesibukan, untuk berjalan-jalan sejenak. kalau di kantor loe ada taman kecil, loe bisa muterin taman itu satu atau dua kali. atau mungkin loe bisa jalan untuk menyapa temen2 loe ( bukan ngobrol lama-lama atau malah ngegosip loh ) kadang kesibukan qta di balik meja, seringkali membuat qta lupa, bahwa diri kita sebagai manusia perlu bersosialisasi dengan sesama. atau loe bisa 
mampir ke dapur / kantin di kantor sekedar untuk membeli secangkir 
teh atau kopi.

6. Tersenyum :)
yang berarti qta harus tetap menjaga hubungan baik qta dengan sesama rekan sekerja. ya, namanya hidup dengan banyak orang, banyak sifat dan karakter, memang begitu kompleks. mungkin qta akan menemukan temen-temen yang aneh-aneh, misalnya : yang suka ngomongin orang lain....atau yang bermuka dua di depan qta dan depan bos...atau bisa juga yang suka nilep2in barang temen...
percaya atau kagak, senyum adalah 'bahasa' yang paling bisa diterima di seluruh dunia. dan ajaibnya lagi, ketika loe memberi sebuah senyuman pada orang lain, ibaratnya kayak loe ngaca gitu deh, loe bakal terima balasannya. (trus kalo kagak terima balik? ya udah biarin aja hehehe...anggap aja loe lagi amal - bagi-bagi zakat senyummu)...
ada sebuah pepatah mengatakan : mencari teman itu ibarat membangun sebuah jembatan. dan menciptakan musuh itu ibarat membangun sebuah tembok tinggi.


7. Rapikan meja anda.
penting?! jawabannya adalah sangat penting! bagaimana loe bisa ngilangin kegalauan loe di tempat kerja, kalau di meja loe, berserakan kertas-kertas atau file file yang kagak kepake. hadeeehh....
yang perlu loe lakuin adalah bersihkan meja loe dari benda-benda yang kagak penting. kertas coretan yang dari jaman dahulu kala. mungkin juga bungkus permen yang udah kagak ada isinya. kalo meja loe bersih dan rapi, pasti suasana hati loe ikut adem.

8.  Jaga hubungan baik dengan Boz.
menjaga hubungan baik dengan pemimpin qta bukan berarti kita mengubah diri qta menjadi seorang penjilat atau bermuka dua. tapi lebih tepatnya, qta tunduk ama otoritas. apa yang menjadi tugas qta, qta kerjain dengan baik. ketika qta melakukan sesuatu yang benar, itu berguna bagi orang lain, dan terutama diri qta sendiri. meski kagak ada boz, qta kerja dengan benar. pernah perhatiin semut? meski dia kagak ada pemimpin, jalannya tetap teratur...rapi...
dan yang pasti, yang harus loe tahu, bos qta terbatas mengawasi qta, tapi dua mata di Sorga tidak terbatas. jadi, lakuin apa yang menjadi tugas dan kewajiban qta dengan baik dan benar, oke?!


9. Doa
doa ini penting, sangat penting! doa adalah satu penghubung qta dengan Sang Pencipta qta. percaya deh, kalau loe doa sebelum bekerja, hati loe akan terasa adem ayem...dan ajaibnya lagi ketika loe meminta petunjuk Tuhan, langkah-langkah loe sepanjang hari akan dituntun olehNya. apa yang loe kerjain, dibuatNya berhasil. ini adalah point terpenting dari semua point di atas. 




Nah, kia-kiatnya udah gw tulis. selamat mencoba. tetap lakuin yang terbaik. do the best :)